Tak pernah kulupakan masa itu. Aku terperangah memandanginya yang tiba-tiba datang dan menyodorkan wajah penuh kegalauan. Kubiarkan Dia berada di sampingku tanpa kutanya sebab. Kubiarkan Dia merasakan apa dirisaukan untuk menuntaskannya.
"Aku mau mati saja," kata Dia dengan mimik tak berubah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar